Jajanan di Stasiun Pondok Cina

IMG20170722145947

Sepulang kerja memang enaknya jajan makanan-makanan yang tidak berat. Apalagi untuk para pengguna transportasi umum commuter line, setelah berdesak-desakan di dalam gerbong kereta yang tidak jarang harus pakai emosi. Khusus untuk para ankers alias anak kereta yang turun di Stasiun Pondok Cina atau biasa disingkat Pocin, kurang afdol rasanya bila keluar dari stasiun tidak mampir untuk jajan terlebih dahulu. Sebenarnya tidak hanya para ankers yang turun di Stasiun Pocin saja yang bisa mampir, para ankers yang turun di stasiun sesudahnya seperti Stasiun Depok Baru, Stasiun Depok, Stasiun Citayam, Stasiun Bojong, Stasiun Cilebut, Stasiun Bogor, Stasiun Cibinong, atau Stasiun Nambo pun bisa mampir. Hanya saja, ya harus mengeluarkan uang lagi untuk kembali meneruskan perjalanan ke Stasiun tujuan. Bahkan siapapun tidak harus ankers bisa mampir.

Ada apa saja sih, jajanan di Stasiun Pondok Cina? Tentu saja sangat beragam. Dari yang mengenyangkan, sampai tidak terlalu kenyang, dari yang beda jenis hingga yang sama jenis namun beda penjual, baik makanan maupun minuman semua tersedia dengan harga yang sangat terjangkau. Berhubung aku lebih prefer makanan gurih, sehingga jajanan yang pernah atau sering dicicipi diantaranya lumpia basah, seblak, cilok, bakso, tahu gejrot, dan cilor/maklor. Menurutku, keenam jajanan tersebut sayang untuk tidak dicoba. Namun bukan berarti makanan lain yang belum pernah aku coba itu tidak enak lho. Menurut teman-temanku yang pernah mencobanya, tentu saja rasanya membuat kita ingin beli lagi beli lagi.

Lumpia Basah

IMG20170722151118

Pastinya kita sudah tidak asing lagi bila mendengar lumpia. Benar, lumpia adalah makanan khas Kota Atlas alias Kota Semarang. Tapi, di Stasiun Pondok Cina ini, bukan lumpia yang biasa menjadi oleh-oleh khas Kota Semarang lho, melainkan lumpia basah yang biasa kita jumpai di Kota Bandung. Tidak beda jauh dengan lumpia khas Kota Semarang, dimana isinya ada rebung kering namun lumpia basah ini ditambah dengan sayur tauge. Aneh ga sih rasanya? Tentu saja tidak. Bagi aku yang kebetulan penyuka tauge, rasanya bikin candu. Perpaduan rebung dan tauge dicampur telur kocek yang ditumis dengan bumbu pada umumnya dan tambahan sambal (sesuai selera), menciptakan rasa yang sempurna menurutku. Belum selesai sampai situ, penyajiannya yang unik pun membuat rasa lumpia basah ini menjadi sangat beragam. Sebelum dibungkus, kulit lumpia yang menjadi wadah untuk membungkus tumisan rebung dan tauge itu dilumuri dengan gula merah campur sagu. Jadilah rasa manis dan gurih saling berkolaborasi. Harganya hanya Rp 8.000,-.

Seblak

WhatsApp Image 2017-07-26 at 12.04.31

Masih makanan khas Kota Bandung, makanan dengan bumbu khasnya adalah kencur ini pun ada disini. Bagiku sih, ini termasuk salah satu jajanan yang mengenyangkan. Hal itu dikarenakan toping wajib dari seblak adalah kerupuk. Bukan kerupuk yang sudah digoreng lho, melainkan kerupuk yang sudah direbus atau direndam dengan air dingin sehingga jadi seperti kwetiaw. Kenyal-kenyal nagih. Telur sepertinya juga menjadi salah satu komposisi wajib untuk makanan ini, telur yang dioseng kemudian disiram dengan kuah menjadi rasa nikmat sendiri ketika makan seblak. Toping lainnya diantaranya macaroni, sayur sawi, sosis, dan bakso. Semuanya serba rebus lho.. Harganya pun hanya Rp 8.000,-.

Cinlok cah Solo

IMG20170722150527

Ini adalah yang paling laku. Kalau sudah lewat jam setengah 8 malam saja tiba di stasiun, pasti sudah tinggal gerobaknya saja. Walau kadang kalau sedang beruntung masih ada sih, itu pun penjualnya sudah kipas-kipas dengan wajah sumringah. Kenapa bisa laris begitu? Ada rasa ada pelanggan, tentu saja itu merupakan hukum mutlak supaya dagangan banyak pembelinya. Rasanya memang tidak ada ciri khas khusus, namun rasa rempah lada yang sangat kuat di cilok itu membuat cilok itu laku keras. Bumbunya saos merah, sambal, dan kecap. Namun aku lebih suka bila dimakan tanpa bumbu alias polos. Harganya bisa dibeli mulai dari Rp 2.000,- hanya saja bila beli hanya Rp 2.000,- tidak dapat cilok besar yang berisi daging. Seperti bakso saja ya?

IMG20170722150137

Penjaja Cinlok Cah Solo

Tahu Gejrot

IMG20170722150310

Kali ini makanan khas Kota Udang alias Cirebon. Ini pun merupakan salah satu jajanan yang cepat habis, walau tidak secepat cilok, tapi kalau sudah di atas jam 9 malam biasanya sih sudah tidak ada keberadaan tahunya, tinggal gerobak dan botol-botol bekas sirup kosong yang sebelumnya berisi kuah tahu gejrot. Rasanya tidak beda jauh dengan tahu gejrot yang dijual di Cirebon, manis kuahnya, dan aroma bawang mentah yang begitu menggoyang lidah membuat tahu coklat berbentuk balok itu menjadi spesial. Harganya Rp 8.000,-, bisa makan di tempat atau dibawa pulang.

Cilor/Maklor

IMG20170722105119

Aci ditelorin atau macaroni ditelorin. Sepertinya ini jajanan SD yang lagi booming saat ini. Penyajiannya unik, tepung terigu yang sudah ditambah telur dimasukkan ke dalam wadah Loyang yang sebelumnya diminyakin terlebih dahulu sampai panas kemudian diisi aci atau macaroni. Setelah dibalik-balik dan agak gosong, cilor dan maklor itu dimasukkan ke dalam wadah untuk dibejek setelah itu dimasukkan ke dalam plastik dan dibumbui. Varian bumbunya cukup banyak, diantaranya bumbu pedas, keju, dan jagung. Harganya sangat terjangkau, Rp 5.000,-

Selain yang disebutkan di atas, tentu saja masih banyak jajanan lain, seperti otak-otak, pecel sayur, batagor, somay, cakwe, friedchicken, bakso malang, jamur krispy, kue pancong, mie ayam, gorengan, es kelapa, sate, tahu kremes, dimsum dan kebab. Untuk rujak biasanya siang-siang sampai sore jualannya.  Bagi yang laparnya sudah tidak tertahankan dan ingin makan makanan yang mengenyangkan, ada nasi padang, mie goreng, nasi goreng, capcay, pempek, dan lontong sayur. Bubur ayam pun ada hanya saja pagi hari. Minuman tentu saja ada, dari air mineral, jus buah, es kelapa, es dawet ayu, bahkan es krim pun ada disana.

gabung

Jadi bagaimana? Masih belum tergugah untuk mampir ke Stasiun Pondok Cina yang sudah seperti pusat jajanan itu? Selain harganya murah meriah, untuk rasa dijamin tidak menyesal.