Posted in Cerita Pendek

Pohon Beringin Kembali Rindang

Saat itu aku hilang dari pandangannya, saat itu aku hilang dari pikirannya—mungkin selama ini memang tidak pernah dipikirkan. Ya, malam itu aku menghilangkan diri dari…

Continue Reading...
Posted in Cerita Pendek

Titik Nol Kilometer, Sandal Yogya, dan Kemungkinannya

Tanganku masih digandengnya, namun rasanya tidak sehangat Yogya pada malam hari. Kanan kiri begitu ramai dengan pedagang kaki lima di depan gerbang Museum Benteng Vredeburg….

Continue Reading...
Posted in Cerita Pendek

Pasar Sudah Tutup

Dua tahun sudah jasad ini tidak bertemu dengan jasadnya. Begitu banyak fantasi yang berkeliaran di kepalaku akan bagaimana rupanya sekarang, apakah tubuhnya bertambah tinggi di…

Continue Reading...
Posted in Cerita Pendek

Di Belakang Punggungmu

Kurus tinggi dibalut kaos putih sedikit dekil dan belel. Tulang belakangnya sedikit menonjol, tangannya ia selipkan di saku. Sore itu di sebuah pasar, banyak lukisan-lukisan…

Continue Reading...
Posted in Cerita Pendek

Kebun Teh

Langkah kaki itu terus berjalan di pinggir kebun teh. Uap putih keluar mantap dari setiap deru napas yang keluar. Jalan semakin menanjak, semakin dingin. Panas,…

Continue Reading...
Posted in Cerita Pendek

Laki-laki Memfoto Merpati, Pembaca Buku

This story I dedicated to my good friend. She likes to imagine, so I write down her imagination as a story. Dua burung merpati putih…

Continue Reading...
Posted in Cerita Pendek

Kado di Dua Puluh Tiga

Aku menelan getirnya dingin selepas kembalinya sang surya ke peraduan. Sendiri, di awal tahun. Canda datang mengawali esok hariku, namun aku lebih memilih sepi sebagai…

Continue Reading...
Posted in Cerita Pendek

Mimpi Sedihku

Aku terkantuk-kantuk dibuatnya. Bus ini tidak begitu nyaman, kakiku yang cukup panjang harus tertekuk cukup lama supaya bisa memberikan ruang untuk penumpang yang berdiri. Aku…

Continue Reading...
Posted in Cerita Pendek

Aininya Ayah

Gelas itu mengepul, harum jeruk merebak seperti terapi teronggok acuh di atas meja bundar sudut ruangan. Kaki kanannya menopang kaki kirinya. Siku kirinya bertumpu pada…

Continue Reading...
Posted in Cerita Pendek

Aku adalah Aku

Tiada kalimat puitis yang pantas untuk menggambarkan pantai di depanku. Airnya begitu tenang, tiada desir ombak menggulung yang menjilat-jilat telapak kakiku yang telanjang ini. Hanya…

Continue Reading...